Sambutan Ketua Umum PMS

Pertama-tama marilah kita memanjatkan puji syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa atas berkat dan rahmatNya pada kita semua, sehingga kita dapat bersama-sama memperingati Hari Ulang Tahun Perkumpulan Masyarakat Surakarta (PMS) ke 80 yang jatuh pada tanggal 1 April 2012, Berawal dari bergabungnya enam (6) buah Perkumpulan Sosial Masyarakat Tionghoa menjadi Chuan Min Kung Hui, yang pada mulanya bertujuan untuk memberikan bantuan kepada anggota dan masyarakat di kala duka. Dalam perjalanannya langkah bersejarah tersebut telah tumbuh menjadi perkumpulan sosial yang mempunyai beragam kegiatan mulai dari Olahraga, Kesenian, Pendidikan, Pelayanan Sosial, Kepemudaan sampai Peranan Wanita dan memberikan sumbangsih bagi Nusa dan Bangsa, baik di era sebelum maupun sesudah Kemerdekaan. Meneruskan cita-cita luhur para perintis, serta selalu menyesuaikan diri pada perkembangan jaman dengan tanpa melupakan jati diri sebagai perkumpulan sosial yang terbuka dan tidak membedakan Suku, Ras, Agama, Golongan serta Status Sosial, membawa PMS tetap eksis walaupun telah melewati berbagai periode sejarah dan pergantian-pergantian kepengurusan. Hal ini tidak terlepas dari dukungan seluruh anggota serta para simpatisan, yang selama 80 tahun selalu terlibat aktif dalam setiap gerak langkah PMS, bahkan yang lebih membesarkan hati, rasa memiliki dan berpartisipasi aktif ini sudah diwariskan dari generasi ke generasi, sehingga telah tumbuh tunas-tunas baru yang siap membawa PMS ke masa depan yang lebih berkembang. Tema perayaan ulang tahun ke 80 ini adalah "BERBAKTI BERBAGI MELAYANI", secara ringkas tema ini bermakna sebagai berikut :

  1. Para perintis telah menetapkan PMS sebagai organisasi sosial yang mendukung Kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sampai sekarang tetap menjalankan darma baktinya dengan melestarikan kesenian tradisional dan membina olahraga serta kegiatan kemanusiaan. Dengan demikian semangat nasionalisme seluruh keluarga besar PMS tidak pernah padam akan tetapi semakin berkobar dan menyala-nyala.
  2. Kita selaku makhluk sosial yang selalu mempunyai kepekaan kepada sesama, akan menemukan wadah yang tepat di PMS guna menyalurkan kelebihan kita dengan berbagi dana, tenaga, pikiran dan upaya untuk tercapainya kesetiakawanan sosial bagi seluruh masyarakat. Sehingga dengan demikian sifat mulia yang berasal dari leluhur dan sangat sesuai dengan sifat Bangsa Indonesia yaitu gotong royong akan tetap lestari.
  3. Semangat melayani terus dipupuk serta menjadi dasar dalam segala kegiatan PMS, semua yang telah dan akan diperbuat, sama sekali tidak ada keinginan untuk menjadi yang terbesar atau terbaik, akan tetapi tetap dalam semangat yang telah dititipkan kepada kita oleh para perintis dan harus diwariskan pada generasi mendatang yaitu "Melayani kepada sesama tanpa pamrih".

Kami juga merasa sangat bangga dan terharu, dengan telah selesainya Pembangunan Rumah Duka Thiong Ting, mengingat besarnya kepercayaan masyarakat kepada PMS, dimana seluruh dana pembangunan yang dibutuhkan disumbang oleh para dermawan yang sangat peduli. Mewakili keluarga besar PMS kami mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada semua pihak atas segala dukungan, sumbangan dan kerjasama sehingga segala kegiatan sosial yang kami lakukan dapat terselenggara. Akhir kata seperti pepatah "Tiada gading yang tak retak" apabila selama ini kami melakukan kesalahan baik yang disengaja maupun tidak, kami mohon maaf yang setulus-tulusnya.